Terkenal Di Jajaran Tukang Ojeg

Hai hai, assalamu’alikuuuum, sudah 8 syawal aja ya bo. Hayoloh udah pada beres belom puasa syawalnya? (jawab dalam hati aja, biar nggak dibilang riya, haha)

Masih dalam suasana lebaran, gue mau minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam, kalo-kalo ada salah kata, perbuatan secara langsung dan nggak langsung, sengaja, nggak sengaja atau sengaja banget. Dimaafin ya maafin.

Pagi ini ketemu bapak-bapak supir ojeg baik hati yang nanyain kabar dan ngucapin “Selamat kerja neng”. Huah, sederhana aja sih, tapi ternyata hal-hal nice kaya gitu bisa bikin mood baik ya untuk memulai hari.

Ngomong-ngomong masalah tukang ojeg, gue jadi inget, kalo mau masuk ke Perumahan gue, dari jalan besar gue harus naik ojeg. Karena hampir tiap hari melakukan hal yang sama, abang ojegnya hapal sama gue. Gue terkenal di pangkalan ojeg. Bukan karena apa-apa, tapi KARENA GUE NAIK MOTOR DARI SEBELAH KANAN.

Emang masalah ya kalo naik motor, dibonceng, duduk ngangkang (ini gue nggak tau padanan kata yang lebih sopan apaan, jadi maap deh kalo agak-agak, haha), terus naiknya dari kanan?

“Narik nih narik ayo giliran siapa? Ini eneng yang naik dari sebelah kanan nih,”

“Neng kenapa sih kok naiknya dari sebelah kanan”

“Hati-hati jatuh neng, kok dari kanan sih? Aneh haha”

Bayangin woi, bayangiiin, gue dibully sama abang tukang ojeg. Sedih.

Gue kira penderitaan hanya sampai di batas perempatan aja, tapi hufte, pas gue dibonceng adek gue juga, “Masih aneh aja hidup lo, naik motor masih dari kanan? Haha”

Bahkan bokap gue pun menanyakan hal yang sama, KENAPA GUE NAIK MOTOR DARI SEBELAH KANAN.

Mana gue tau. Gue ngerasa lebih nyaman aja naik dari kanan. Sama nyamannya ketika gue bareng Yong Dae. Jangan tanya kenapa Yong Dae nyaman sama gue. Ya mungkin karena dia nyaman. Udah gitu aja.

Jadi apa gue harus ngadu ke lembaga perlindungan anak lucu yang terbiasa naik motor dari sebelah kanan? Agar apa yang gue lakukan tidak dikategorikan sebagai kejahatan dan gue bebas bergerak bersama cowok-cowok kece di sekitar gue, kaya Yong Dae, Tom Felton, Kim Nam Gil, Kim Hyun Joong dan sodara-sodaranye? Apa gue harus bikin perhimpunan kerukunan orang-orang keren yang naik motor dari sebelah kanan? Terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial sambil ngundang media supaya nggak terabaikan? Ohmay tolong.

Atau sebenarnya itu alibi mereka aja karena mereka ngefans sama gue sebenernya? Iya sih ini kayanya. Fix yakin dah.

Sekarang terkenal di antara tukang ojeg. Yasudahlah ya, dikit-dikit dulu. Ntar juga kalo saat yang tepat gue mengumumkan hubungan gue sama Yong Dae atau Tom Felton, ketenaran gue pasti lebih luas skalanya.

Gue naik motor dari kanan dan gue tenar di antara abang ojeg!

Yeah~

One thought on “Terkenal Di Jajaran Tukang Ojeg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s