Axiata Cup: Bona/Ahsan Menang Mudah

Tim Indonesia Garuda kembali rebut angka kedua atas Vietnam, Jumat (23/3), di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Mohammad Ahsan/Bona Septano tampak menang mudah saat bertemu Nguyen Hoang Hai/Duong Bao Duc, dengan skor akhir 21-10, 21-16.

Pada set pertama Ahsan bahkan bermain santai tanpa beban menghadapi lawannya. Meski begitu Hoang Hai/Bao Duc tak ingin menyerah begitu saja. Mereka sempat berusaha memperkecil jarak dari 20-7 menjadi 20-10.

Ahsan/Bona juga sempat ditinggalkan Hoang Hai/Bao Duc  10-13. Namun, ganda putra Vietnam ini bukanlah lawan yang sulit. Sehingga Ahsan/Bona kembali unggul 21-16.

Indonesia Garuda kembali rebut angka setelah sebelumnya Taufik Hidayat berhasil mengalahkan Nguyen Tien Minh, menjadi 2-0.

Axiata Cup: Taufik Rebut Angka Pertama Garuda

Taufik Hidayat berhasil rebut angka pertama atas Vietnam di turnamen Axiata Cup 2012. Pada partai pertama Tim Indonesia Garuda menghadapi Vietnam melalui pertemuan Taufik  dan Nguyen Tien Min, Jumat (23/3), Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Point pertama berhasil direbut oleh Tien Minh dengn penempatan bola yang baik. Reli panjang pun sudah dimulai pada awal pertandingan. Pengembalian bola yang kurang cermat menambah angka kedua untuk Tien Minh.

Sempat tertinggal, Taufik Hidayat akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 5-5 atas Tien Minh. Set pertama ini Taufik belum bisa mengungguli Tien Minh dan tertinggal 9-11. Kondisi angin sepertinya cukup mempengaruhi perolehan angka Taufik. Set pertama berhasil dimenangkan Tien Minh  21-16.

Permainan Tien Minh pada game ini terlihat tidak begitu baik, namun ia diuntungkan oleh pengembalian Taufik yang tidak sempurna.

Nguyen Tien Minh merupakan unggulan tunggal putra pertama  dari Vietnam, dan pernah satu kali mengalahkan Taufik dalam empat pertemuan yang pernah terjadi.

Di set kedua, Taufik mulai mengembangkan permainan dengan mengeluarkan jurus andalannya,  jumping smash yang sangat tajam, 12- 6 untuk Taufik Hidayat. Ia terus merebut angka dengan permainan cantiknya dan terus meninggalkan Tien Minh 13-8.

Meninggalkan Tien Minh 20-13, Taufik unggul di set kedua dan menutup dengan angka 21-18.  Jumping smash senjata mematikan Taufik ini beberapa kali ditunjukkannya.

Taufik akhirnya juga berhasil merebut set ketiga dengan angka 21-15. Dengan demikian Indonesia Garuda berhasil memimpin 1-0 atas Vietnam. Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan Mohammad Ahsan/Bona Septano dengan Nguyen Hoang Hai/Duong Bao Duc.

Axiata Cup, “Liga Champion” Bulutangkis

“Axiata Cup ini bisa menjadi Liga Championnya bulutangkis” ujar Chandra Wijaya dalam komentarnya untuk Axiata Cup 2012, Jumat (22/3), di ANTV.

Axiata Cup 2012 merupakan kejuaraan beregu di Asia Tenggara pertama dengan format 2 nomor tunggal dan 1 nomor ganda. Selain itu, turnamen ini menggunakan format baru, kandang dan tandang yang merupakan format pertama dalam dunia bulu tangkis.

Turnamen yang hanya mempertandingkan nomor putra ini dibagi ke dalam dua grup, masing-masing grup akan bertanding di Jakarta dan Kuala Lumpur. Rencananya Axiata Cup pertama ini akan diikuti oleh 8 tim dari 6 negara peserta, yaitu , Indonesia (2 tim),  Malaysia (2 tim), Thailand, Singapura, Vietnam dan Filipina.

Untuk negara-negara yang akan bertanding di Jakarta yaitu, Indonesia Garuda, Malaysia Leopards, Vietnam, dan Singapura. Sedangkan untuk grup yang akan bertandingan di Kuala Lumpur yaitu Malaysia Tiger, Indonesia Rajawali, FIlipina, dan Thailand.

Turnamen ini digagas oleh salah satu grup perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia, yaitu Axiata Group, dan menawarkan hadiah senilai 1 juta dolar AS. Axiata Cup 2012 sesuai dengan rencana akan dilaksanakan setiap tahun.

Turnamen yang akan berlangsung selama 4 minggu ini, dimulai 23 Maret di Kuala Lumpur, Malaysia dan Jakarta, Indonesia. Di Indonesia akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan dan Sport Mall Kelapa gading, sedangkan Malaysia menyelenggarakan di Stadium Badminton Cheras Kuala Lumpur. Acara final akan diselenggarakan pada 13 April di negara asal tim pemenang.

Beberapa atlet peringkat atas dunia juga direncanakan akan turut meramaikan, seperti Lee Chong Wei dari Malaysia, Taufik Hidayat, Simon Santoso, Boonsak Ponsana dari Tahiland dan masih banyak lagi.

Indonesia sendiri mengeluarkan tim terbaik pada Indonesia Garuda, dengan menurunkan Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Markis Kido, Hendra Setiawan.

Tim Rajawali terdiri dari Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Shesar Hiren Rhustavito, Alvent Yulianto Chandra, Hendra Aprida Gunawan dan Angga Pratama, Rian Agung Saputra.

Selamat berjuang tim Indonesia! Kepakkan sayap Garuda dan Rajawali dengan indah! (Nafielah/ dbs)

Hello Owi-Butet, Congratulation and Keep Fighting!

Happy long weekend guys. Gue sendiri cukup bahagia menikmati panjangnya libur dengan bercengkrama bersamaaa………………. diri sendiri. Belajar aja dah. Beberapa hari ini gue merasa kapasitas otak gue menurun gara-gara kagak belajar-belajar haha *mayuuu* Yasudahlah. Eii, gue mau cerita tentang penyambutan atlet nih, sebelum sibuk belajar lagi. Cekidout.

– – – – – – – – – – – – – –

Tanggal 13 Maret gue baca twitnya @bulutangkisindo: (Invitation) Penyambutan Juara All England 2012 http://badmintonlovers.com/events/invitation-penyambutan-juara-all-england-2012

Semacam undangan buat badminton lovers untuk penyambutan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang kemarin menang di All England 2012, ganda campuran.

Ya, setelah 33 tahun kekeringan tanpa gelar, akhirnya Owi-Butet (panggilan akrab Tontowi-Liliyana) bisa menang. Yeay! Owi-Butet mengalahkan pasangan Denmark, Thomas Laybourn-Kamilla Rytter Juhl dua set saja 21-17, 21-19.

Kemenangan ganda campuran Indonesia di kejuaraan  All England terakhir diraih oleh pasangan Christian Hadinata-Imelda Wiguna pada tahun 1979. Sementara kemenangan kontingen Indonesia yang terakhir ini diwakili oleh Sigit Budiarto-Candra Wijaya tahun 2003. Sudah lama ya *terharuuu :’)

Setelah itu mereka (Owi-Butet) juga jadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke final di Swiss Open Grand Prix Gold 2012 dan menaaaang. Mengalahkan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol-Saralee Thoungthongkam 21-16 dan 21-14.

Ya, kemenangan dua kali berturut-turut ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua. Owi-Butet pun akhirnya berhasil naik peringkat dunia, dari peringkat 4 naik ke peringkat 3, menggeser pasangan Denmark, Joachim FISCHER NIELSEN-Christinna PEDERSEN. Syelamat selamaaaat \m/

Oke, back to acara penyambutan ya. Tanggal 20 Maret kemarin Senin, gue dan sekitar 70an temen-temen dari badminton lovers kumpul di PB Djarum Petamburan.

—-Gue bareng Inna yang kembali sukses nyasar naik commuter line. Innaaaa, biasa banget deh, doyan nyasar kemana-mana juga haha —–

Pembukaan, lomba poster, bincang-bincang lalu berangkat ke Bandara Soetta. Kuis-kuis berhadiah raket, tiket Axiata Cup, Indonesia Open 2012, tabloid Badminton Lovers dan lainnya.

Ya, ini jadi acara komunitas badminton pertama yang gue ikutin looh. Gue bahkan baru tau ada komunitas ini, heaaa. Sebelumnya, untuk nonton pertandingan atau stalking atlet (eaa) biasanya paling cuma sama adek-adek gue, atau temen yang suka badminton. Belum pernah seniat ini ikutan sama komunitas 😀

Pas di Bandara agak rusuh sih, masalahnya fans Owi-Butet yang dateng bukan dari bandminton lovers aja, ada juga yang udah stay di sana untuk foto-foto, banyak wartawan, temen-temen atlet lainnya, keluarga Owi-Butet, PBSI, banyak orang.

Find meee, lol (Sumber: PBDjarum.org)

And here they are… Welcome Owi.. Welcome Cici..

Welcomeeeee…. (Foto: kamera nur)

Gak dapet foto bareng Owi-Butet. Sebenernya dari rumah juga gak niatin buat foto sih. Gue udah ada foto bareng cici Liliyana pas Sea Games kemaren (sombong), foto Owi aja yang belom, huft (dan labil)

Big fan of Ciciii… (Foto: kamera nur)

Sebagai pendukung dan fans, gue berusaha menjadi fans yang baik hati, syalalala. Yakali, sering liat kan lo misalnya ada artis, selebritis, atlet, atau sapa pun orang terkenal yang banyak dimintain orang foto-foto, lagi lewat, lagi jalan, —-dengan keribetan diserang fans, bermuka capek, habis syuting atau habis latihan —-lalu ada fans unyu-unyu yang langsung nyerobot, bawa hape atau kamera, —–lalu moto dengan tangan sendiri, —–mengarahkan kamera ke atas, masang tampang unyu (lagi) dan bahagia tiada terkira dan—– jepret, ke foto.

Fans begitu bahagiaa karena berhasil foto dengan idolanya. Gak peduli itu yang diajak foto bareng matanya ngeliat kemana, mukanya nyureng kesel capek ditodong foto, lagi stress dan pusing. Fans tak peduli. Yang penting foto bareeeng. Ya walau gak semuanya sih

No no no! Gue gak kek gitu. Gue tipe fans baik hati, berfoto dengan minta, orangnya setuju, lalu berpose bersama. Itu lebih kereen. Transaksinya jelas, akadnya disetujui kedua belah pihak #eh

Sebenernya juga sebagai idola kudu musti meladeni fansnya. Kalo gak ada fans, mereka tak ada arti apa-apa (khas statement artis kalo ditanya tentang makna fans buat dirinya). Ya intinya saling mengerti dan mendukung lah ya, biar sama-sama enak. Eh, ini gue jadi ngomongin apaan si?

We Love Badminton ❤

Haha, begitulah. Congratulation Bang Owi dan Cici Butet. We proud of youuu.

Tetap jaga stamina dan persiapan buat Australia Open dan tentunyaaaaaaaa OLIMPIADE! Fighting!

Ei, komen gue masuk website PB Djarum, di artikel “Penggemar Sambut Tontowi/Liliyana” 😀 Bye

Saatnya Berbagi, 2nd #BOTR Depok

Apa kabar teman-teman? Happy? I am! 🙂

Minggu kemarin, tepatnya tanggal 11 Maret 2012, gue dan beberapa teman dan teman baru habis melakukan aktivitas baru (serba baru). Semacam life changing experience (asegah, lebay) di Depok. Kegiatannya namanya BOTR. Breakfast On The Road. Mirip-mirip kaya sahur on the road atau ifthor on the road yang sering kita adain kalo lagi bulan Ramadhan. Tapi ini sarapan.

– – – – – – Breakfast On The Road- – – – –

Berkumpul di satu titik, bawa paket sarapan yang bakal kita bagi-bagiin, atur rute, acara inti bagi-bagi sarapan, kembali ngumpul pas udah selesai, evaluasi, bubar jalan, lanjutkan aktivitas masing-masing. Sederhana ya? Tapi bermanfaat insya Allah.

BOTR ini juga ada aturan mainnya, biar seru bro. Begini..

1# Gak boleh nitip uang! Kalau mau ikutan berpartisipasi, harus ikutan langsung.

2# No foto-foto! Jangan foto pas kegiatannya, biar yang gak ikutan jadi penasaran. Biarkan mereka menduga-duga, mengira-ngira, terjebak rasa ingin tahu yang amat dalam, bertanya-tanya, frustasi dan akhirnya pasrah, memutuskan untuk ikutan, eaaa grok-grok. Selain itu ini juga menghindari kita dari sifat ujub wkwk. Inget yaa, kita bukan lagi kampanye partai atau caleg. No offense 🙂

3# Bawa sarapan, secukupnya! Per-orangan bawa sarapan yang mau di bagi-bagiin. Boleh bawa satu paket, dua paket, selusin, sekodi, sebis kopaja, terserah. Semampunya. Semampu elo keliling buat bagi-bagi dan semampu ketebalan dompet juga 😀 😀

4# Foto tim! Kita gak boleh foto kegiatan tapi harus foto tim. Narsis? Big NO (dikit, iya kali ya hehe).Tujuannya untuk berbagi senyuman bahagia karena indahnya berbagi, dan jadi banyak yang pengen ikutan juga.

5# Menu sarapan bebas. Range harganya 5000-an aja, kalau bisa sudah termasuk minumnya juga (Ada gak ya yang begituan harga 5000? Hehe) Ada dong. Tujuannya untuk menunjukkan betapa berharganya sarapan tersebut.

6# Ikhlas, hehe. Udah itu aja.

Gampang banget kan? Nah markijal, mari kita jalanin, jangan cuma dipikirin, jangan manggut-manggut doang. Ya gak?

Info awalnya gue dapet dari Lita, temen SMA gue. Di Depok ini kita udah adain dua kali, kebetulan gue baru bisa gabung yang di edisi duanya ini. Mau tau ceritanyaa?

Mau tau ceritanyaaaa? Mana suaranya? (Aaaaaaaaaaa……) Kurang keraaas! (AAAAaaaaaaaaaaa…!!) Baguus. Karena kalian memaksa dan pengen tau ceritanya, ini gue ceritain—————- maaf rusuh

Jam 7.00 kita janjian di depan Detos (Depok Town Square, mall gaul Depok, uhuy). Sarapan udah di tangan, tinggal nunggu Lita. Tapi mana dia mana? Gue nunggu sambil berdiri-berdiri cantik dan sms posisi gue. Gak jauh dari tempat gue berdiri, ada tiga cewek dan satu cowok yang berdiri terkatung-katung sambil bawa bungkusan. Berdasarkan analisis sotoy gue, gue curiga, keknya mereka anak-anak BOTR juga deh. Celingak-celinguk kiri kanan. Kita sempet saling liat, mata bertemu mata, mungkin saling menduga-duga, jantung berdegup kencang -___-” dangdut bener dah.

Eh, iya gak ya? Nunggu Lita aja dah.

—-Singkat cerita—-

Daaaaannn, ternyata bener, mereka anak BOTR juga. Tuuh kan, udah gue duga.

Setelah berkumpul, ada sembilan orang dan beberapa puluh paket. Ada gue, Lita, Genis, Angga, Dita, Via, Yuni, Vi dan Novi. Kerennya lagi kita banyak yang baru kenal loh. Kaya gue cuma kenal Lita, Lita kenal Genis, Genis ngajak Angga, Dita, Yuni, Vi dan Via diajak Angga, ada temennya Genis juga. Begitulah. Syalala~

Kita di bagi dua tim, aliran kanan dan aliran kiri. Eits, bukan aliran begitu-begituan, warisan jaman Bapak Presiden Soeharto loh. Ini maksudnya aliran jalan, sebelah kanan jalan dan sebelah kiri jalan. Gue masuk aliran kanan, jalan dari sisi Detos. Tim lain dari sisi kiri, sisi Margo City. Rute kali ini dari Detos-Margo sampai Terminal Depok.

Berjalan, berbagi, berjalan, berbagi..

Oiya, untuk mengindari kebingungan orang kita menamai tim kita sebagai Komunitas Remaja Depok Peduli Sarapan Pagi, HAHA, buat prolog doang. Soalnya agak bingung juga ya. Sapa nih orang-orang bagi-bagi sarapan gak jelas? Jangan-jangan mau ngeracun lagi (Mungkin aja kan ada yang mikir gitu? Gue aja kali ya hoho maap maap). Masalahnya tujuan kita hanya berbagi dan kampanye pentingnya sarapan, gak di bawah institusi atau organisasi apapun. Demi generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas dan semangat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan negri tercinta.

Ini foto tim kitaaaaaa… Jeg jeng jeng.

BOTR Team

Oh sungguh sesungguhnya enggan memajang foto ini, guenya tampak begitu lebaaaar, hosh. Apa daya. Huft!

Background N*kia dan Hoka-Hoka B*nto, bukan menunjukkan sponsor kita loh. Semuanya hanya kebetulan belaka yang mungkin memiliki kemiripan nama.

Aliran Kanan - Angkoters
Aliran Kiri - Jalaners

Warga Depok juga? Mau gabung? Yuk. Bisa mention langsung via twitter @talitazahrah atau @nafelton. Kalo mau baca laporan via blog dari Lita, bisa baca di sini (klik).

Saatnya berbagi 🙂 Yuk tularin ke sekitar kamu jugaa. Semoga bermanfaat. Fighting! Bye.