Mr S and Mrs S Bolong _o_

Pagi yang cerah untuk jiwa yang senang. Hari panjang itu, di suatu hari itu, gue dan Aisha berencana merpus bareng. Pergi ke perpustakaan bersama-sama. Gue dan Aisha pergi ke perpustakaan. It sounds like “Sarimin pergi ke pasar”, rite? LOL

Jadilah kami seharian di sana, kami memilih perpus Jurnalistik di Fikom. Fakultas gue? Fakultas temen-temen gue? *loh kok jadi Cinta?* Maklum jiwa-jiwa kembaran gue, Dian Sastro, susah lepas. Rhaha.

—cukup—

Setelah memilah-milih, gue kemudian mengambil 4 skripsi orang yang pake metode penelitian yang mirip-mirip sama gue. Mata dan tangan gue kemudian mengelus-ngelus sebuah skripsi yang memiliki beberapa kesamaan dengan kitorang punya skripsi. Sama-sama bahas film, pake semiotika dan filmnya mas Hanung Bramantyo. Oke, gue putuskan untuk mempelajarinya, membedah, melihat, membolak-balik, dan menjadikannya bantal. Well itu sungguh tebal. Lebih menggoda gue untuk memeluk dan ngajak tidur.

Haha, gak. Gue baca kok. Serius deh.

Cuma yang bikin gue agak serem, ini ngebahas tentang film Sundel Bolong. WAW!

Ah, gak takut gue. Masih pagi, masih siang. Jadilah gue membaca analisisnya per adegan, penggambarannya, seluk beluk makna denotasi, konotasi, mitos dan ideologi tentang Sundel Bolong itu. Gue jadi paham tentang kehidupan Sundel Bolong *bukan itu intinya* Gue berusaha memahaminya. Unsur keseremannya bukan karena Sundel Bolong tapi karena itu skripsi. Yaiy.

Begitulah. Intinya gue begitu menghayatinya.

Selesai merpus, kemudian gue ke kampus, la la la dan pulang maghrib. Tepat azan maghrib. Dan jeng-jeng-jeng…

Mati Lampu!

Oh NO! Bayangan Sundel Bolong menghantui. Kosan sepi, cuma ada Erna dan Itse di lantai bawah. Lantai atas kosan gue cuma sendirian. Yuni pergi, Kantri di Jakarta.

Gelap segelap-gelapnya.

Gue bukan tipe orang menye-menye yang takut cerita-cerita hantu. Bukan cewek-cewek imut yang triak-triakan denger cerita hantu. Tapi entahlah, bayangan skripsi tentang Sundel Bolong itu beneran mengganggu.

Zabzub, zabzub.

Ganti baju, sholat maghrib, la la la la, sholat isya, naik kasur, peluk guling, tarik selimut. Tidur secepet-cepetnya tidur.

2 thoughts on “Mr S and Mrs S Bolong _o_

  1. ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…ada nama gue…

    ini pasti blogger yg ngefans sama gue ^^

  2. wah anak fikom ya.. tos dulu ah. saya fikom 05 (tutup muka ketauan tua) perpustakaan di gedung 1 kah? disitu mah ga serem, kalo mau menghayati si sundel bolong mending ke gedung 2 diem disana magrib2. ajiiib ^^ krik..krik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s