Rumah Dara

“Enaaak Kann?” Eyaa, kata-kata Shareefa Danish ini memang jadi ikon dalam film thriller ini.

Film ini udah lama gue tonton dan menurut gue bagus.

Film ini dimulai dengan pertemuan 6 orang yang berteman, ada Ladya (Julie Estelle), Adjie (Ario Bayu) kakaknya Ladya, Astrid (Sigi Wimala) istri Adjie, dan teman mereka Jimmy (Daniel Mananta), Alam (Mike Lucock), Eko (Dendy Subangil).

Ladya ada konflik sama Adjie, konflik keluarga. Sementara Adjie lagi berusaha memperbaiki hubungannya dengan Ladya, karena Adjie dan Astrid (yang saat itu sedang hamil) mau pamit ke luar negeri. Ladya pun akhirnya melunak ketika Astrid memintanya mengantar ke bandara esok pagi.

Di tengah konflik Ladya dan Adjie, dalam perjalanan mereka bertemu dengan seorang gadis, Maya, yang ngakunya habis dirampok dan gak punya uang untuk pulang. Karena kasihan, Astrid akhirnya menganjurkan untuk mereka mengantar gadis itu pulang.

Ceritanya baru dimulai saat mereka memutuskan untuk mampir dan istirahat sejenak, di rumah Maya, sebelum melanjutkan perjalanan Bandung-Jakarta. Ternyata keluarga Maya menyimpan rahasia besar yang membahayakan Ladya, dkk.

Pertarungan bersimbah darah pun dimulai. Ini film adegannya banyak adegan action dan horor paraah. Berdarah-darah, sadis, nyeremin. Tapi konsep ceritanya bagus. Beda banget sama film horor Indonesia yang banjir belakangan ini, yang SAMPAH.

Best: Make upnya Julie Estelle (Ladya), pas bonyok karena dipukulin. Matanya yang dibikin bengkak dan mukanya yang babak belur, menurut gue paling the best dari film ini.

Worst: Dari awal  Shareefa Danish (Dara) menurut gue udah mencurigakan gerak geriknya. Kalau dalam kehidupan nyata, gue yakin seharusnya Ladya , dkk perlu waspada sama orang yang gak mereka kenal.

Adegan demi adegan bikin nafas gue tertahan dan cukup ngos-ngosan. Karena ritem filmnya cepet banget. Semua adegan film menceritakan waktu yang singkat. Dari malem sampai pagi.

Well, wajib nonton menurut gue. Ada yang udah nonton? Serem kan?

Temen gue yang gue ajakin nonton ini aja sampe gak bisa tidur, mimpi buruk mulu, update status tentang takut-takut mulu. Haha. (Maaf ya Dika…)

Yang bikin gue serem adalah TKP-nya di daerah Bandung. Ya kaliii, sementara gue masih domisili di Bandung. Ini doang yang bikin gue parno.

Enaaaaak kaaaan….??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s