Tag Archives: community

Hello Owi-Butet, Congratulation and Keep Fighting!

Hello Owi-Butet, Congratulation and Keep Fighting!

Happy long weekend guys. Gue sendiri cukup bahagia menikmati panjangnya libur dengan bercengkrama bersamaaa………………. diri sendiri. Belajar aja dah. Beberapa hari ini gue merasa kapasitas otak gue menurun gara-gara kagak belajar-belajar haha *mayuuu* Yasudahlah. Eii, gue mau cerita tentang penyambutan atlet nih, sebelum sibuk belajar lagi. Cekidout.

- – - – - – - – - – - – - -

Tanggal 13 Maret gue baca twitnya @bulutangkisindo: (Invitation) Penyambutan Juara All England 2012 http://badmintonlovers.com/events/invitation-penyambutan-juara-all-england-2012

Wah apaan tuh? Iya itu undangan buat badminton lovers untuk penyambutan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir yang kemarin menang di All England 2012, ganda campuran (nanya sendiri-jawab sendiri). Howaa, buru-buru ambil handphone dan daftar.

Ya, setelah 33 tahun kekeringan tanpa gelar, akhirnya Owi-Butet (panggilan akrab Tontowi-Liliyana, udah pada tau lah yaa) bisa menang. Yeay! Owi-Butet mengalahkan pasangan Denmark, Thomas Laybourn-Kamilla Rytter Juhl dua set saja 21-17, 21-19.

Kemenangan ganda campuran Indonesia di kejuaraan  All England terakhir diraih oleh pasangan Christian Hadinata-Imelda Wiguna pada tahun 1979. Sementara kemenangan kontingen Indonesia yang terakhir ini diwakili oleh Sigit Budiarto-Candra Wijaya tahun 2003. Sudah lama ya saudara-saudara *terharuuu :’)

Setelah itu mereka (Owi-Butet) juga jadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke final di Swiss Open Grand Prix Gold 2012 dan menaaaang. Mengalahkan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol-Saralee Thoungthongkam 21-16 dan 21-14.

Ya, kemenangan dua kali berturut-turut ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua. Owi-Butet pun akhirnya berhasil naik peringkat dunia, dari peringkat 4 naik ke peringkat 3, menggeser pasangan Denmark, Joachim FISCHER NIELSEN-Christinna PEDERSEN. Syelamat selamaaaat \m/

Oke, back to acara penyambutan ya. Tanggal 20 Maret kemarin Senin, gue dan sekitar 70an temen-temen dari badminton lovers kumpul di PB Djarum Petamburan.

—-Gue bareng Inna yang kembali sukses nyasar naik commuter line. Innaaaa, biasa banget deh, doyan nyasar kemana-mana juga haha —–

Pembukaan, lomba poster, bincang-bincang lalu berangkat ke Bandara Soetta. Kuis-kuis berhadiah raket, tiket Axiata Cup, Indonesia Open 2012, tabloid Badminton Lovers dan banyak banyak lainnya.

Ehm, ini jadi acara komunitas badminton pertama yang gue ikutin looh. Sebelumnya, untuk nonton pertandingan atau stalking atlet (uhuk) biasanya paling cuma sama adek-adek gue, atau temen yang suka badminton. Belum pernah seniat ini ikutan sama komunitas :D

Seru juga ternyata. Pas di Bandara agak rusuh sih, masalahnya fans Owi-Butet yang dateng bukan dari bandminton lovers aja, ada juga yang udah stay di sana untuk foto-foto, banyak wartawan, temen-temen atlet lainnya, keluarga Owi-Butet, PBSI, banyak orang.

Find meee, lol (Sumber: PBDjarum.org)

And here they are… Welcome Owi.. Welcome Cici..

Welcomeeeee.... (Foto: kamera nur)

Gak dapet foto bareng Owi-Butet. Sebenernya dari rumah juga gak niatin buat foto sih. Gue udah ada foto bareng cici Liliyana pas Sea Games kemaren (sombong), foto Owi aja yang belom, huft (dan labil)

Big fan of Ciciii... (Foto: kamera nur)

Sebagai pendukung dan fans, gue berusaha menjadi fans yang baik hati (kikiw). Yakali, sering liat kan lo misalnya ada artis, selebritis, atlet, atau sapa pun orang terkenal yang banyak dimintain orang foto-foto, lagi lewat, lagi jalan, —-dengan keribetan diserang fans, bermuka capek, habis syuting atau habis latihan —-lalu ada fans unyu-unyu yang langsung nyerobot, bawa hape atau kamera, —–lalu moto dengan tangan sendiri, —–mengarahkan kamera ke atas, masang tampang unyu (lagi) dan bahagia tiada terkira dan—– jepret, ke foto.

Sang fans begitu bahagiaa karena berhasil foto dengan idolanya. Gak peduli itu yang diajak foto bareng matanya ngeliat kemana, mukanya nyureng kesel capek ditodong foto, lagi stress dan pusing. Fans tak peduli. Yang penting foto bareeeng. (Ini bukan berarti semua fans begitu loh, cuma sebagian oknum aja)

No no no! Gue gak kek gitu. Gue tipe fans baik hati, berfoto dengan minta, orangnya setuju, lalu berpose bersama. Itu lebih kereen. Transaksinya jelas, akadnya disetujui kedua belah pihak #eh

Sebenernya juga sebagai idola kudu musti meladeni fansnya. Kalo gak ada fans, mereka tak ada arti apa-apa (khas statement artis kalo ditanya tentang makna fans buat dirinya). Ya intinya saling mengerti dan mendukung lah ya, biar sama-sama enak. Eh, ini gue jadi ngomongin apaan si?

We Love Badminton <3

Haha, begitulah. Meski pengen beneran foto sama Owi, tapi karena ribet, ya lain kali aja dah. Kesian ribet. Congratulation Bang Owi dan Cici Butet. We proud of youuu.

Tetap jaga stamina dan persiapan buat Australia Open dan tentunyaaaaaaaa OLIMPIADE! Fighting!

Eia, komen gue masuk website PB Djarum loh, di artikel “Penggemar Sambut Tontowi/Liliyana” :D Bye

Saatnya Berbagi, 2nd #BOTR Depok

Saatnya Berbagi, 2nd #BOTR Depok

Apa kabar teman-teman? Happy? I am! :)

Minggu kemarin, tepatnya tanggal 11 Maret 2012, gue dan beberapa teman dan teman baru habis melakukan aktivitas baru (serba baru). Semacam life changing experience (asegah, lebay) di Depok. Kegiatannya namanya BOTR. Breakfast On The Road. Mirip-mirip kaya sahur on the road atau ifthor on the road yang sering kita adain kalo lagi bulan Ramadhan. Tapi ini sarapan.

- – - – - – Breakfast On The Road- – - – -

Berkumpul di satu titik, bawa paket sarapan yang bakal kita bagi-bagiin, atur rute, acara inti bagi-bagi sarapan, kembali ngumpul pas udah selesai, evaluasi, bubar jalan, lanjutkan aktivitas masing-masing. Sederhana ya? Tapi bermanfaat insya Allah.

BOTR ini juga ada aturan mainnya, biar seru bro. Begini..

1# Gak boleh nitip uang! Kalau mau ikutan berpartisipasi, harus ikutan langsung.

2# No foto-foto! Jangan foto pas kegiatannya, biar yang gak ikutan jadi penasaran. Biarkan mereka menduga-duga, mengira-ngira, terjebak rasa ingin tahu yang amat dalam, bertanya-tanya, frustasi dan akhirnya pasrah, memutuskan untuk ikutan, eaaa grok-grok. Selain itu ini juga menghindari kita dari sifat ujub wkwk. Inget yaa, kita bukan lagi kampanye partai atau caleg. No offense :)

3# Bawa sarapan, secukupnya! Per-orangan bawa sarapan yang mau di bagi-bagiin. Boleh bawa satu paket, dua paket, selusin, sekodi, sebis kopaja, terserah. Semampunya. Semampu elo keliling buat bagi-bagi dan semampu ketebalan dompet juga :D :D

4# Foto tim! Kita gak boleh foto kegiatan tapi harus foto tim. Narsis? Big NO (dikit, iya kali ya hehe).Tujuannya untuk berbagi senyuman bahagia karena indahnya berbagi, dan jadi banyak yang pengen ikutan juga.

5# Menu sarapan bebas. Range harganya 5000-an aja, kalau bisa sudah termasuk minumnya juga (Ada gak ya yang begituan harga 5000? Hehe) Ada dong. Tujuannya untuk menunjukkan betapa berharganya sarapan tersebut.

6# Ikhlas, hehe. Udah itu aja.

Gampang banget kan? Nah markijal, mari kita jalanin, jangan cuma dipikirin, jangan manggut-manggut doang. Ya gak?

Info awalnya gue dapet dari Lita, temen SMA gue. Di Depok ini kita udah adain dua kali, kebetulan gue baru bisa gabung yang di edisi duanya ini. Mau tau ceritanyaa?

Mau tau ceritanyaaaa? Mana suaranya? (Aaaaaaaaaaa……) Kurang keraaas! (AAAAaaaaaaaaaaa…!!) Baguus. Karena kalian memaksa dan pengen tau ceritanya, ini gue ceritain—————- maaf rusuh

Jam 7.00 kita janjian di depan Detos (Depok Town Square, mall gaul Depok, uhuy). Sarapan udah di tangan, tinggal nunggu Lita. Tapi mana dia mana? Gue nunggu sambil berdiri-berdiri cantik dan sms posisi gue. Gak jauh dari tempat gue berdiri, ada tiga cewek dan satu cowok yang berdiri terkatung-katung sambil bawa bungkusan. Berdasarkan analisis sotoy gue, gue curiga, keknya mereka anak-anak BOTR juga deh. Celingak-celinguk kiri kanan. Kita sempet saling liat, mata bertemu mata, mungkin saling menduga-duga, jantung berdegup kencang -___-” dangdut bener dah.

Eh, iya gak ya? Nunggu Lita aja dah.

—-Singkat cerita—-

Daaaaannn, ternyata bener, mereka anak BOTR juga. Tuuh kan, udah gue duga.

Setelah berkumpul, ada sembilan orang dan beberapa puluh paket. Ada gue, Lita, Genis, Angga, Dita, Via, Yuni, Vi dan Novi. Kerennya lagi kita banyak yang baru kenal loh. Kaya gue cuma kenal Lita, Lita kenal Genis, Genis ngajak Angga, Dita, Yuni, Vi dan Via diajak Angga, ada temennya Genis juga. Begitulah. Syalala~

Kita di bagi dua tim, aliran kanan dan aliran kiri. Eits, bukan aliran begitu-begituan, warisan jaman Bapak Presiden Soeharto loh. Ini maksudnya aliran jalan, sebelah kanan jalan dan sebelah kiri jalan. Gue masuk aliran kanan, jalan dari sisi Detos. Tim lain dari sisi kiri, sisi Margo City. Rute kali ini dari Detos-Margo sampai Terminal Depok.

Berjalan, berbagi, berjalan, berbagi..

Oiya, untuk mengindari kebingungan orang kita menamai tim kita sebagai Komunitas Remaja Depok Peduli Sarapan Pagi, HAHA, buat prolog doang. Soalnya agak bingung juga ya. Sapa nih orang-orang bagi-bagi sarapan gak jelas? Jangan-jangan mau ngeracun lagi (Mungkin aja kan ada yang mikir gitu? Gue aja kali ya hoho maap maap). Masalahnya tujuan kita hanya berbagi dan kampanye pentingnya sarapan, gak di bawah institusi atau organisasi apapun. Demi generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas dan semangat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan negri tercinta.

Ini foto tim kitaaaaaa… Jeg jeng jeng.

BOTR Team

Oh sungguh sesungguhnya enggan memajang foto ini, guenya tampak begitu lebaaaar, hosh. Apa daya. Huft!

Background N*kia dan Hoka-Hoka B*nto, bukan menunjukkan sponsor kita loh. Semuanya hanya kebetulan belaka yang mungkin memiliki kemiripan nama.

Aliran Kanan - Angkoters

Aliran Kiri - Jalaners

Warga Depok juga? Mau gabung? Yuk. Bisa mention langsung via twitter @talitazahrah atau @nafelton. Kalo mau baca laporan via blog dari Lita, bisa baca di sini (klik).

Saatnya berbagi :) Yuk tularin ke sekitar kamu jugaa. Semoga bermanfaat. Fighting! Bye.

Open Recruitment Homey Korean Language Club Bandung

Open Recruitment Homey Korean Language Club Bandung

ANNYONGHASEYO…!

kamu suka film dan musik KOREA?

pengen bisa bahasa korea?

yuk belajar bahasa korea dan kebudayaannya

bersama HOMEY KOREAN

buat yang tertarik gabung :

datang aja ke sesi wawancara

di DAGO TEA HOUSE

..BANDUNG..

7 maret 2010

Open Gate:

10.00 AM-02.00 PM

membawa foto 3×4

biaya pendaftaran Rp 5000

diutamakan untuk lulusan SMA

cp: Sima 0856 200 1785

(atau bisa komen langsung di blog ini, untuk tanya-tanya)

biaya les GRATIS !!!!

(dengan pilihan hari belajar Selasa atau Rabu atau Kamis jam 16.00)

감사합니다, 죄송해요, 사랑해요

감사합니다, 죄송해요, 사랑해요

Sonsaengnim jadi pada mau balik tanggal 19 februari ini.

Jadi kemaren emang bener-bener terakhir ketemu sama bapak Aiman. Sayang 오빠 dan 언니 ga dateng setelah kita resmi jadi member.

Kemaren kita dikenalin sama sonsaengnim yang baru, Park Ju Sung sonsaengnim. Kita boleh manggil dia, Kaleb Park songsaenim.

Sebelumnya kita juga ngadain pemilu buat nentuin kepengurusan yang baru di HKLCB. Yap, bapak mintanya kita bener-bener serius buat bawa klub ini.

Soalnya semester ini kita rencananya bakal nerima 300 anggota loh. Parabet yaa. Banyak gilaaa..

화이팅..!!!

Kita juga bagi-bagi jadwal, buat share sama non-memeber baru ntar.

write ur name here (jadwal kosong lo,)

(nama gw tampak jelas terlihat, haha)

Oia, foto kita udah jadi.. hihihii. Banyak banget yaa. Pusing ngeliatnya. (Tebak, gw yang mana..) haha

Homey Korean Language Club Bandung

Untuk Dave 오빠, Ailin 언니,  Aiman 선생님

감사합니다. Sudah sabar bareng kita yang rada lola (gw doang kali yaa). Hahaha.

죄송해요.  Kalau suka malas baca :D tapi sekarang jadi semangat karna udah jadi member. Hiyaaaiiy.

사랑해요 오빠, 언니, 선생님.

Oia, kemaren bapak Aiman kasih pesan singkat ke gw. Pake hangul pula. Itu tulisan merungkel-rungkel. Kaga ngarti bacanya.

Tapi bapak pesen ke kita, kalo kirim email atau wall di fb, pakai bahasa Indonesia aja. Biar dia selalu ingat Indonesia.

Sippp, 선생님.

^^

LULUUUSS…

LULUUUSS…

Alhamdulillah,

setelah beberapa minggu ketar-ketir nunggu hasil ujian, akhirnya dapet sms juga kalo gw lulus.

YUUP, sekarang udah resmi deh jadi member Homey Korean Language Club Bandung.

Tau ga itu apaan?

Jadi, itu tuh klub bahasa Korea. di sana kita belajar bahasa Korea, masak makanan Korea, sharing tentang film ataupun musik Korea. Nah, kalo mau jadi member, sebelumnya kita belajar dulu 1x seminggu selama kira-kira 1 semester.

baru ntar ada ujiannya deh.

Nah ujiannya itu bo, ga nahaaann. Susah parah. gw udah hopeless aja ga bakalan lulus. Tapi ternyata ALHAMDULILLAH banget gw lulus. Yipppiieee.. :D
so, sekarang gw udah resmi jadi member.

Besok pertemuan perdana sebagai member. hihihihihihii..

Minat gabung??

pendaftaran selanjutnya tanggal 28 feb ini. dan cuma dibuka sehari. ntar kalo udah pasti gw kasih tau lagi deh.

oia, di Homey Korean ini, guru nya impor langsung dari Korea loh. Kaya yang udah gw ceritain sebelumnya.

Ada Dave oppa, Ailin onnie dan Park Aiman songsaenim.

Berhubung mereka pada cabut lagi ke Korea, gw belom tau deh sapa guru gw nanti.

huhuhuhuww, penasaran ntar gimana lagi belajarnya yaa. Susaaah euy, tapi harus tetep SEMANGAAATT!!!

Selain mereka ngajar bahasa Korea, mereka juga belajar budaya Indonesia.

HKLC, I’m comiiiiiiiiing…!!

:D :D :D :D

3 days with danGyeol homey Korean,

3 days with danGyeol homey Korean,

I spent three days ago with my friends in dangyeol homey korean.

friday until sunday (january 5th-7th).

Mulai dari makan-makan di restauran korea, lomba nyanyi korea (Noraejarang), foto-foto dan perpisahan. Semuanyaa, macem-macem deh. Soalnya para songsaenim, Dave 오빠, Ailin  언니, dan Park Aiman선생님 + keluarga, pada mau balik ke korea lagi.

Walaupun baru belajar bareng sekitar 1 semester, tapi sedih banget pas pisahnya.

Gw ceritain dari hari pertama yaa, Jumat (5/1). Gw dan temen-temen sekelas 2PM A, makan-makan bareng di restauran korea, Hankookgwan. Dave oppa dan Ailin onni, ngajarin kita gimana cara makan makanan korea dan kebiasaan orang korea waktu makan, dan lain-lain. heemm, yummy..

we are 2PM A class

eat eat eat.. yummy ~

Secara kita pada kaga tau, jadilah Dave oppa dan Ailin onni sibuk ngejelasin ini itu ke kita. hehehe..

감사합니다, oppa onni. ^^

Hari berikutnya, Sabtu (6/1) jam 4-an sore, kita mulai kumpul di rumah makan Ponyo. Acaranya lomba nyanyi. nananananananaanaaa..♫ ♫ ♫

Pesertanya member homey korean. Semuanya mesti nyanyi lagu korea.

salah satu peserta noraejarang session 3

gw pengen iutan lomba nyanyinya dah, haha. Sayang gw belom jadi member, jadi belom bisa ikut lomba. Gw cuma bisa ikut perform aja. Seruu..

Tapi suasana jadi mengharu-biru pas, Park Aiman선생님 pamitan buat balik ke korea. Dia dan keluarga ga bisa lagi say di Indonesia. DanGyeol nantinya akan dikelola sama orang korea lain yang ada di Indonesia.

Park Aiman선생님 dan keluarga pas pamitan

hari ketiganya, kita foto-foto buat kenang-kenangan ^^

Seperti biasa, Jonas foto selalu jadi andelan kalau mau foto studio rame-rame. hehehe. Ntar kalau fotonya udah ada bakal gw upload.

Sedih rasanya pisah dalam jangka waktu secepat ini.

:(

정말 감사합니다.