Komunikasi Massa

Komunikasi massa? Komunikasi yang melibatkan orang banyak. Berbicara di depan massa? Apa sebenarnya makna komunikasi massa?

Ada beberapa definisi yang bisa menjelaskan makna dari komunikasi massa.

Definisi Komunikasi Massa

proaudiosuperstore.com

Di antaranya definisi, menurut:

1. Bittner: Pesan yang disampaikan melalui media massa sejumlah besar orang.

2. Gerbner: Produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri.

3. Wright: Bentuk baru ini dapat dibedakan dari bentuk lainnya yang terdahulu, dengan karakteristik utama: Ditujukan pada khalayak yang relatif besar, Heterogen dan anonim, Pesan disampaikan secara terbuka, Seringkali menjangkau audiens secara acak, Sekilas, Komunikator berada dalam organisasi yang kompleks yang melibatkan biaya besar.

4. Severin dan Tankard: Komunikasi massa adalah sebagian keterampilan, sebagian seni dan sebagian ilmu.

Artinya, komunikasi massa harus dikelola oleh orang-orang yang mempunyai keterampilan-keterampilan khusus, tanpa ilmu tidak bisa menjalani komunikasi massa. Orang tersebut harus punya seni yang tinggi, agar komunikasi massa yang ditampilkan menarik.

5. Jalaludin Rakhmat: Komunikasi massa diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melalui media cetak atau elektronik, sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

Elemen-elemen Komunikasi Massa

1. Komunikator, penyampai pesan. Diperngaruhi oleh budaya, persaingan, kompleksitas, biaya.

2. Pesan. Terdiri dari: Kode (Kata-kata tertulis, kata-kata terucap, foto, suara musik), Konten (Isi program acara, berita/ informasi media).

3. Komunikan/ khalayak. Karakteristiknya: Berjumlah besar dan banyak, heterogen, anonim, terpisah secara fisik.

4. Media. Tujuh media lembaga, yaitu buku, surat kabar, majala, radio, televisi, rekaman dan komputer.

5. Gatekeeper, demi pers yang bertanggung jawab. Fungsinya berwenang menghilangkan pesan, meningkatkan jumlah dan pentingnya sebuah pesan, mengurangi jumlah dan pentingnya pesan.

6. Regulator. Fungsinya mengatur dan mengontrol media yang keberadaannya di luar media. Seperti pemerintah yang menyensor, pemasang iklan yang kecewa, dan khalayak yang resah.

7. Feedback. Jenisnya: Representative feedback, Cumulative feedback, Quantitative feedback, Institutionalized feedback, Indirect feedback, Delayed feedback.

8. Filter. Berupa filter fisik, non fisik dan budaya yang ada.

Karakteristik Komunikasi Massa

* Komunikator melembaga
Komunikator tidak berbicara atas nama dirinya sendiri, tapi atas nama lembaga yang menyiarkan. Komunikator dalam komunikasi massa dinamakan komunikator kolektif. Karena segala sesuatu yang dikomunikasikannya adalah hasil kerja sama berbagai kerabat kerja.

* Pesan bersifat umum

Pesan yang disampaikan adalah mengenai kepentingan umum dan untuk umum. Tidak untuk segelintir atau sekelompok orang tertentu. Lain halnya dengan media nirmassa (media massa yang harus diakses terlebih dahulu. Contoh: Internet).

* Komunikan anonim dan heterogen

Komunikator tidak mengenal komunikan (anonim), karena menggunakan media. Komunikan terdiri dari berbagai lapisan masyarakat  berbeda usia, kelamin, agama, pekerjaan, pendidikan, dll.

* Berlangsung satu arah

Diantara komunikator dan komunikan tidak terjadi dialog. Sehingga tidak terjadi pengendalian arus informasi.

* Menimbulkan kesempatan

Pesan yang disampaikan dapat diterima oleh khalayak dalam waktu yang sama (serempak).

* Feedback tertunda

Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang satu arah. Sehingga feedback (umpan balik) menjadi tidak langsung dan segera.

* Mengutamakan isi daripada hubungan

Dalam komunikasi massa, isi pesan yang sistematis dan disesuaikan dengan karakteristik media yang digunakan lebih penting dibandingkan dengan unsur hubungan yang harus ada dalam komunikasi antar personal.

* Terbatasnya stimulasi alat indera

Stimulasi alat indera yang bergantung pada jenis media yang digunakan. Misal, media radio, khalayak hanya menggunakan telinga, televisi menggunakan mata dan telinga, majalah mengandalkan mata dan seterusnya.

Sumber: Materi perkuliahan Komunikasi Massa, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung.

About these ads

3 thoughts on “Komunikasi Massa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s